Kamis, 08 November 2018

Cara Membersihkan Bokong Yang Benar


Bagian pantat atau bokong ialah salah satu bagian individu tubuh yang pun perlu dipertahankan kebersihannya, namun sayangnya tidak jarang terlupakan. Padahal, menjaga kesucian pantat tersebut penting, lho. Terlebih sesudah Anda buang air besar, kita wajib mencuci pantat dengan benar untuk menangkal bakteri tumbuh dan bau tak sedap. Lantas, telah benarkah teknik Anda dalam mencuci pantat? Yuk, simak panduannya inilah ini.

Kenapa mesti mencuci pantat dengan benar?

Kotoran alias feses yang dikeluarkan ketika buang air besar berisi ribuan kuman. Jika kita sedang diare kemudian tidak mencuci pantat dengan benar, maka bakteri penyebab diare ini bisa menempel ke tangan dan menambah risiko kontaminasi silang. Terlebih bila Anda langsung menyentuh makanan, bakteri yang terdapat di tangan akan beralih ke makanan dan mengakibatkan keracunan makanan.

Di samping menyebarkan penyakit, pantat pun dapat merasakan iritasi andai tidak dimurnikan dengan benar. Dr. Joel Krachman, MD, seorang kepala bidang gastroenterologi di New Jersey-based AtlantiCare Regional Medical Center, mengungkap untuk Men’s Health bahwa iritasi pada bokong atau pantat dapat merangsang ambeien (wasir) dan abses anal. Lama-lama, urusan ini dapat mengakibatkan perdarahan dan pantat gatal.

Begini teknik membersihkan pantat yang benar

Berikut ini panduan mencuci pantat yang benar dan aman, yaitu:

1. Usap dari arah depan ke belakang

Kebanyakan orang tidak jarang salah tahapan saat mencuci area pantat, yakni mengusapnya dari arah belakang ke depan. Meskipun memang lebih gampang dilakukan, tapi teknik ini malah dapat mengakibatkan perpindahan bakteri dari anus ke vagina dan merangsang infeksi drainase kencing.

Jika kita salah satunya, maka mulai kini segera ubah dengan mengusapnya ke arah yang berlawanan, yaitu dari arah depan ke belakang. kita dapat memakai tisu basah guna mempermudah ketika menyeka lokasi sekitar bokong.

Akan tetapi, simaklah lagi bahan kimia yang terdapat dalam tisu basah. Hindari kandungan methylisothiazolinone yang dapat mengakibatkan reaksi alergi pada sejumlah orang.

Pilihlah tisu basah yang berisi bahan-bahan alami, contohnya lidah buaya atau witch hazel, yang ingin aman guna kulit bokong yang sensitif dan menangkal iritasi.

2. Pakai sabun bebas pewangi

Kunci terpenting guna menjaga kesucian pantat ialah membilasnya dengan air. Namun tunggu dulu, urusan ini nyatanya tidak semudah menyiram sela-sela bokong dengan air, menggosoknya dengan sabun, kemudian mengeringkannya begitu saja, ya.

Perhatikan jenis sabun yang Anda pakai sebelum mulai mencuci pantat. Pasalnya, tidak seluruh sabun tersebut aman guna kulit bokong yang sensitif. Pilihlah sabun bebas pewangi, kemudian gosokkan secara perlahan pada lubang anus untuk mencuci sisa-sisa bakteri yang menempel.

3. Bilas dengan air

Setelah menggosok lembut lokasi bokong dengan sabun, segera bilas dengan air. Pastikan tidak terdapat sisa-sisa sabun yang menempel pada lipatan bokong yang dapat merangsang pertumbuhan bakteri.

Tepuk-tepuk lokasi bokong dengan tisu kering atau handuk lembut guna mengeringkannya. Ingat, pastikan semua bagian pantat benar-benar kering sampai ke sela-selanya. Kondisi pantat yang lembap menjadi lingkungan favorit untuk bakteri guna berkembang biak dan mengakibatkan pantat gatal.

4. Cuci tangan sampai bersih

Setelah Anda berlalu mengeringkan lokasi sekitar pantat dengan baik, tidak boleh lupa cuci tangan gunakan sabun sampai benar-benar bersih. Lagi-lagi, ini bertujuan untuk menangkal kontaminasi silang yang barangkali terjadi ketika Anda menyentuh makanan atau bersalaman dengan orang lain sesudah buang air besar.

Bila memungkinkan, pakai air hangat yang lebih efektif membunuh sisa-sisa bakteri yang barangkali masih berkumpul di permukaan tangan Anda. Jangan tak sempat keringkan tangan kita terlebih dahulu sebelum mulai menyentuh makanan atau mulai beraktivitas lagi, ya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar